Slide # 1

Slide # 1

Gunadarma University

Slide # 2

Slide # 2

Loby Kampus J1

Slide # 3

Slide # 3

Kampus D Universitas Gunadarma

Slide # 4

Slide # 4

Perpustakaan Kampus H

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Semester2. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Semester2. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juli 2014

Analisa Website Dinas Pariwisata Seni dan Budaya


Halo semuanya!! pada kesempatan kali ini saya ingin mencoba menganalisa sebuah website yang berisi tentang seni dan budaya. Yang saya pilih adalah Website Dinas Pariwisata Seni dan Budaya, website ini merupakan sebuah web yang berisi informasi-informasi mengenai pariwisata dan seni yang terdapat pada kota jogja. Website ini juga memiliki fitur-fitur pendukung untuk mempermudah pengunjung mencari informasi yang diinginkan. Adapun fitur fitur yang dimiliki oleh website ini adalah sebagai berikut :

Home
Adalah sebagai halaman utama dimana info-info utama ditampilkan. Disini berisi berita terbaru, agenda, fasilitas pariwisata, link sponsor dan lain lain.

Agenda
Adalah jadwal kegiatan yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya. Terdapat jadwal wisata, seni budaya dan pameran.

Profil
Profil adalah informasi tentang data-data yang ingin dibagikan/share kepada pembaca seperti visi-misi, strategi & program, struktur organisasi dan pariwisata berbasis budaya.

Berita dan Artikel
Berisi berita-berita dan artikel-artikel terbaru seputar kepariwisataan kota jogja.

Pariwisata
Yang berisi info seputar Wisata Budaya, Wisata Alam, Wisata Kuliner, Hiburan dan Rekreasi, Minat Khusus, Mice dan lain-lain.

Transportasi
Di jogja juga banyak terdapat mode rekreasi transportasi yang dapat dipilih ada darat laut dan juga udara.

Asosiasi Pariwisata
Disini terdapat paguyuban kesenian, Java Promo, Asosiasi Pariwisata dan Lembaga Seni dan Budaya

Dan masih banyak lagi fitur fitur yang terdapat didalamnya untuk lebih lengkapnya dapat langsung di kunjungi ke website nya.

Namun Web ini masih memiliki banyak kekurangan diantaranya adalah tampilan dari web ini yang masih kurang menarik yang cenderung membuat pengunjung tidak tertarik.

sumber :
http://pariwisata.jogjakota.go.id/
semester2

Jumat, 06 Juni 2014

GIMP (GNU Image Manipulation Program)



GIMP (GNU Image Manipulation Program) adalah perangkat lunak untukk menanipulasi grafik yang berbasis raster. GIMP sendiri sangat cocok digunakan untuk mengolah gambar, mengedit foto, menggabungkan foto dan membuat gambar sendiri. Perangkat lunak ini dapat digunakan pada program paint sederhana, program perbaikan foto yang berkualitas tinggi, sistem pemrosesan batch online, produksi render massal, konverter format gambar.
GIMP berjalan pada dekstop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License. GIMP pada awalnya hanya dikembangkan untuk dekstop X11 yang berjalan pada platform Unix. Namun sekarang software ini sudah diporting ke beberapa platform sistem operasi yang lain seperti MS Windows dan Mac OS yang membuat GIMP menjadi aplikasi multi-platform. Saat ini GIMP sudah bisa dijalankan di GNU/Linux, Apple MacOS-X, Microsoft Windows, OpenBSD, NetBSD, FreeBSD, Solaris, SunOS, AIX, HP-UX, Tru64, Digital UNIX, OSF/1, IRIX, OS/2 dan BeoS.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya. GIMP sendiri menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan kita dalam mengolah image dengan cepat.
Dinamakan GNU Image Manipulation Program. Jika suatu program sudah memiliki lisensi GNU artinya program itu dikembangkan dalam lingkungan open-source yang berlinsensi GNU-GPL dibawah naungan Free Software Foundation. GIMP mendukung banyak format gambar, termasuk JPG dan PNG yang sering kita gunakan. Format ini dapat dibuka dihampir semua image editor dan image viewer. Untuk penyimpanan dalam format mentah, GIMP memiliki file format sendiri yaitu XCF. Jika perlu, anda juga dapat menggunakan PSD format (format standar Photoshop).
·         Download
Untuk mendownload GIMP kita bisa langsung dengan mengunjungi website resminya yaitu www.gimp.org dikarenakan GIMP yang bersifat open source, oleh karenanya kita dapat mendownload nya dengan gratis bahkan bebas untuk dikembangkan. Versi terakhir GIMP pada saat ini adalah GIMP 2.8.10 dan masih terus update.

·       

Tutorial Download Install dan Menggunakan GIMP

            

semester2

Jumat, 02 Mei 2014

e-Learning Universitas Padjadjaran


e-Learning Unpad didirikan untuk menjembatani jarak, waktu, dan berbagai kondisi yang dapat menghalangi kegiatan pembelajaran. Bukan hanya itu, di bawah naungan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M), e-Learning juga hadir untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi sebagai upaya memaksimalkan hasil belajar baik di lingkungan Universitas Padjadjaran, maupun bagi masyarakat umum.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi yang semakin canggih dan berkembang diharapkan transfer ilmu pengetahuan dapat dilakukan dengan mudahnya. Semoga e-Learning dapat membawa solusi alternatif pencerdas kehidupan bangsa.
Kuliah online dapat diakses melalui portal http://elearning.unpad.ac.id/. Bukan hanya kuliah online, e-Learning memiliki berbagai layanan guna mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar, diantaranya:
Training Services  (Layanan Pelatihan)
Layanan pelatihan kami dapat dilakukan baik secara in-house training maupun in-service training. Beberapa pelatihan yang kami selenggarakan adalah:
  • Online Learning Management System
  • ICT
  • Desktop Applications
  • Networking
  • Multimedia

Online course Development (Pembangunan Mata Kuliah OnLine)E-Learning Unpad membangun mata kuliah online yang dapat diakses oleh mahasiswa. Proses ini dilakukan bersama para pendidik yang tentunya semakin sadar akan perlunya alternatif pembelajaran ini. Prosesnya meliputi:
  • Course Designing
  • Digital Course Developing
  • Multimedia Developing

E-Learning Consulting (Konsultasi e-Learning)Beberapa saluran, baik face to face maupun bermedia, telah kami buka untuk melayani berbagai pertanyaan mengenai proses pembelajaran bermedia elektronik ini.  Hal-hal yang dapat dikonsultasikan diantaranya mengenai:
  • How To Design On Line Course
  • How To Create Good On Line Course
  • How To Design Content
  • On Line Course Management
  • Bussiness Developing

Research and Development (Riset dan Pembangunan)e-Learning tak henti melakukan penelitian guna pengembangan fungsi lembaga ini kedepannya. beberapa metode yang biasa kami lakukan adalah:
  • Knowledge Management Research Group
  • E-Learning Software Group
  • Content Repository Team

Sejak 2012, setiap tahunnya, e-Learning bersinergi dengan berbagai komponen di Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unpad, berupaya menghasilkan 100 mata kuliah yang online yang terintegrasi dalam program “Penyusunan 100 Modul dan Bahan ajar Digital di Lingkungan Universitas Padjadjaran”.

Menurut saya keunggulan dari e-Learning Unpad ini adalah tampilannya yang simple tapi elegan, membuat siapa saja yang mengakses situs tersebut menjadi lebih mudah dan tidak ada kendala. Kemudian informasi pembelajaran yang diberikan juga cukup baik karena berbentuk seperti forum online.
Dan menurut saya kekurangannya adalah, kurang aktifnya mahasiswa untuk menggunakan fasilitas e-Learning tersebut. Padahal jika dimanfaatkan dengan maksimal dapat memberikan efek yang sangat positif untuk para mahasiswa dan juga pihak universitas.

sumber :
http://www.unpad.ac.id/universitas/lembaga/elearning/
http://elearning-dev.unpad.ac.id/

Semester2

Selasa, 25 Maret 2014

Pemanfaatan E-Learning Dalam Pembelajaran

Abstrak
Model pembelajaran berbasis TIK dengan menggunakan e-learning berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Kegiatan belajar menjadi sangat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan ketersediaan waktu para siswa/mahasiswa. E-Learning (Electronic Learning), proses pembelajaran dengan teknologi. Pengembangan E-Learning ada tiga kemungkinan dalam sistem pembelajaran berbasis internet, yaitu web course, web centric course dan web enhanced course.

kata kunci : E-Learning, web course, web electric, web enhanced course

Pendahuluan
Perkembangan teknologi komunikasi menjadi begitu pesat, termasuk di dalamnya perkembangan dan penggunaan internet. Keberadaan internet telah benar-benar mendunia dan telah membuat seakan-akan dunia tanpa batas.
Kebijakan penerapan KTSP dan pemberian otonomi pendidikan juga diharap melahirkan organisasi sekolah yang sehat serta terciptanya daya saing sekolah/universitas. Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, hendaknya organisasi pendidikan menyikapinya dengan seksama agar apa yang dicita-citakan dalam perubahan paradigma pendidikan dapat segera terwujud.
Model pembelajaran berbasis TIK dengan menggunakan E-Learning berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Setidaknya ada empat komponen penting dalam membangun budaya belajar dengan menggunakan model E-Learning di sekolah/universitas. Pertama, siswa dituntut secara mandiri dalam belajar dengan berbagai pendekatan yang sesuai agar siswa mampu mengarahkan, memotivasi, mengatur dirinya sendiri dalam pembelajaran. Kedua, guru mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan, memfasilitasi dalam pembelajaran, memahami belajar dan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Ketiga, tersedianya infrastruktur yang memadai dan yang ke-empat administrator yang kreatif serta penyiapan infrastruktur dalam memfasilitasi pembelajaran.


Pengertian E-Learning
E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa ahli mencoba menguraikan pengertian e-learning menurut versinya masing-masing, diantaranya :
  • Jaya Kumar C. Koran (2002)
    e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.

  • Dong (dalam Kamarga, 2002)
    e-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat
    elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

  • Rosenberg (2001)
    menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan

  • Darin E. Hartley [Hartley, 2001]
    eLearning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.

  • LearnFrame.Com dalam Glossary of eLearning Terms [Glossary, 2001]
    eLearning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.
E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.


E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).

Tujuan dan Manfaat E-Learning
Tujuan E-Learning adalah untuk meningkatkan daya serap dari para mahasiswa atas materi yang diajarkan, meningkatkan partisipasi aktif dari para mahasiswa, meningkatkan kemampuan belajar mandiri, dan meningkatkan kualitas materi pembelajaran. Diharapkan dapat merangsang pertumbuhan inovasi baru para mahasiswa sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Manfaat E-Learning :
  1. E-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran dilakukan dari mana saja.
  2. E-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajarnya.
  3. Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja.
  4. Mengurangi biaya perjalanan
  5. Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas
  6. Adanya peningkatan interaksi mahasiswa dengan sesamanya dan dengan dosen
  7. Terbentuknya komunitas pembelajar yang saling berinteraksi, saling memberi dan menerima serta tidak terbatas dalam satu lokasi
  8. Meningkatkan kualitas dosen karena dimungkinkan menggali informasi secara lebih luas dan bahkan tidak terbatas
  9. E-learning yang dikembangkan secara benar akan efektif dalam meningkatkan kualitas lulusan dan kualitas perguruan tinggi.
  10. Guru atau dosen akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya
  11. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)
  12. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas
  13. Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan


Fungsi E-Learning
Ada 3 (tiga) fungsi pembelajaran elektronik terhadap kegiatan pembelajaran di dalam kelas (Classroom instruction), yaitu sebagai suplemen yang sifatnya pilihan / optional, pelengkap (komplemen), atau pengganti (substitusi) (Siahaan, 2002).


a. Suplemen

Dikatakan berfungsi sebagai supplemen (tambahan), apabila peserta didik mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini, tidak ada kewajiban / keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya opsional, peserta didik yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan.



b. Komplemen (Tambahan)

Dikatakan berfungsi sebagai komplemen (pelangkap) apabila materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melangkapi materi pembelajaran yang diterima siswa di dalam kelas (Lewis, 2002). Sebagai Komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan utnuk menjadi materi reinforcement (pengayaan) atau remedial bagi peserta didik di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional. Materi pembelajaran elektronik dikatakan sebagai enrichment, apabila kepada peserta didik yang dapat dengan cepat menguasai / memahami materi pelajaran yang disampaikan guru secara tatap muka (fast leaners) diberikan kesempatan untuk mengakses materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dikembangkan untuk mereka. Tujuannya agar semakin memantapkan tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran yang disajikan guru didalam kelas. Dikatakan sebagai program remedial, apabila kepada peserta didik yang mengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang disajikan guru secara tatap muka di kelas (Slow learners) diberikan kesempatan untuk memanfaatkan materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dirancang untuk mereka.



c. Pengganti (Substitusi)

Beberapa perguruan tinggi di Negara-negara maju memberikan beberapa alternatif model kegiatan pembelajaran / perkuliahan kepada para mahasiswanya. Tujuannya agar para mahasiswa dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari mahasiswa. 




Kelebihan dan Kekurangan E-Learning
Keuntungan menggunakan E-Learning adalah sebagai berikut :
  1. Menghemat waktu proses belajar mengajar.
  2. Mengurangi biaya perjalanan.
  3. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku).
  4. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas.
  5. Melatih pembelajaran lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan

Pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai keritik (Bullen,2001 dan Beam,1997), antara lain :
  1. Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri.
  2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek social dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis / komersial.
  3. Proses belajar dan mengajarnya cenderung kearah pelatihan daripada pendidikan.
  4. Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran menggunakan ICT.
  5. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
  6. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet.
  7. Kurangnya tenaga yang mengtahui dan memiliki keterampilan internet.
  8. Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
Penutup
E-Learning memungkinkan pembelajar untuk  menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri di kelas. Pembelajar bisa berada dimana saja, sementara "instruktur" dan pelajaran yang diikuti berada ditempat lain, di kota lain bahkan di negara lain.
Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun dirumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan internet ataupun menggunakan media cd/dvd yang telah disiapkan.

Daftar Pustaka
sumber : http://e-dufiesta.blogspot.com/2008/06/pengertian-e-learning.html
http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jckrw/article/view/183/256
http://izzahamdani.wordpress.com/tag/fungsi-e-learning/
http://drahmanisa.blogspot.com/2014/01/tujuan-manfaat-karakteristik-e-learning.html

Semester2