Slide # 1

Slide # 1

Gunadarma University

Slide # 2

Slide # 2

Loby Kampus J1

Slide # 3

Slide # 3

Kampus D Universitas Gunadarma

Slide # 4

Slide # 4

Perpustakaan Kampus H

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Semester7. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Semester7. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2016

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (PT KAI Commuter Jabodetabek)






Hari ini saya ingin mencoba membahas tentang tanggung jawab sosial suatu perusahaan terhadap lingkungan dan tanggung jawab secara sosial terhadap masyarakat. Membahas tanggung jawab sosial perusahaan ada UU No.40 tahun 2007 yang membahas mengenai tanggung jawab sosial perusahaan.
Satu hal yang cukup menarik dari UU No. 40/2007 diatur secara khusus adalah adanya aturan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hal ini diatur secara khusus dalam pasal 74 UU No. 40/2007. Dalam pasal tersebut, secara khusus ditegaskan bahwa “Perseroan yang menjalankan kegiatan di bidang dam/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan“.
Berikut saya akan membahas tanggung jawab sosial perusahaan yaitu PT KAI Commuter Jabodetabek. Karena menurut saya perusahaan ini dapat menjadi panutan yang baik untuk lebih memahami mengenai tanggung jawab sosial perusahaan. Walau masih memiliki beberapa koreksi yang saya harap dapat membuat PT KAI Commuter Jabodetabek dapat lebih meningkatkan kualitas untuk kedepannya.

PT KAI Commuter Jabodetabek

PT KAI Commuter Jabodetabek adalah salah satu anak perusahaan di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mengelola KA Commuter Jabodetabek. KCJ dibentuk sesuai dengan Inpres No. 5 tahun 2008 dan Surat Menteri Negara BUMN No. S-653/MBU/2008 tanggal 12 Agustus 2008.
Pembentukan anak perusahaan ini berawal dari keinginan pada stakeholdernya untuk lebih fokus dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjadi bagian dari solusi masalah transportasi perkotaan yang semakin kompleks. Perseroan ini resmi menjadi anak perusahaan PT KERETA API (Persero) sejak tanggal 15 September 2008.
Kehadiran KCJ dalam industri jasa angkutan KA Commuter bukanlah kehadiran yang tiba – tiba, tetapi merupakan proses pemikiran dan persiapan yang cukup panjang. Dimulai dengan pembentukan Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek oleh PT KAI (Persero), yang terpisah dari PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta.
Setelah pemisahan ini, pelayanan KRL di wilayah Jabotabek berada di bawah PT KAI (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek sementara pelayanan KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Jabodetabek berada di bawah PT KAI Daop 1 Jakarta.
Dan akhirnya PT KAI (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek berubah menjadi sebuah perseroan terbatas, PT KCJ. Setelah menjadi perseroan terbatas, perusahaan ini mendapatkan izin usaha No. KP 51 Tahun 2009 dan izin operasi penyelenggara sarana perkeretaapian No. KP 53 Tahun 2009 yang semuanya dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Tugas pokok perusahaan yang baru ini adalah menyelenggarakan pengusahaan pelayanan jasa angkutan kereta api komuter dengan menggunakan sarana Kereta Rel Listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta pengusahaan di bidang usaha non angkutan penumpang.
KCJ Memulai modernisasi angkutan KRL pada tahun 2011 dengan menyederhanakan rute yang ada menjadi lima rute utama, penghapusan KRL ekspres, penerapan kereta khusus wanita, dan mengubah nama KRL ekonomi-AC menjadi kereta Commuter Line. Proyek ini dilanjutkan dengan renovasi, penataan ulang, dan sterilisasi sarana dan prasarana termasuk jalur kereta dan stasiun kereta yang dilakukan bersama PT KAI (persero) dan Pemerintah.
Pada 1 Juli 2013. KCJ mulai menerapkan sistem tiket elektronik (E-Ticketing) dan sistem tarif progresif. Penerapan dua kebijakan ini menjadi tahap selanjutnya dalam modernisasi KRL Jabodetabek.
Hingga Oktober 2016, KCJ telah memiliki 826 unit KRL, dan akan terus bertambah. Sepanjang tahun 2016, KCJ telah melakukan penambahan armada sebanyak 60 kereta. Hal ini untuk memenuhi permintaan penumpang yang terus bertambah dari waktu ke waktu.
Pada tahun 2016, rata-rata jumlah pengguna KRL per hari mencapai 850.000 pengguna pada hari-hari kerja, dengan rekor jumlah pengguna terbanyak yang dilayani dalam satu hari adalah 931.082. Sebagai operator sarana, kereta Commuter Line yang dioperasikan KCJ saat ini melayani 72 stasiun di seluruh Jabodetabek dengan jangkauan rute mencapai 184,5 km.
Dengan mengusung semangat dan semboyan Best Choice for Urban Transport , KCJ saat ini terus bekerja keras untuk memenuhi target melayani 1,2 juta penumpang per hari pada tahun 2019.



Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyadari bahwa dalam bisnis Perseroan terkait langsung dengan kepentingan masyarakat umum. Keberadaan masyarakat turut mendukung kelancaran kegiatan operasional Perseroan. Hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan perusahaan akan mendukung pencapaian bisnis Perseroan. Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No.5/2007 PER-05/MBV-2007 tentang program kemitraan BUMN dengan usaha kecil dan program bina lingkungan.
Untuk menunjang kelangsungan bisnis Perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan, kehidupan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Kami menganggap bahwa peran serta masyarakat tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kegiatan bisnis perusahaan. Karena itu sudah selayaknya kami berperan aktif terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, salah satunya melalui pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
Pada tahun 2013, kami telah menyalurkan dana Kemitraan dan Bina Lingkungan sebesar Rp 1.472.529.000,-
Program Kemitraan (PK) diwujudkan dalam bentuk penyaluran pinjaman kepada mitra binaan dan hibah untuk pembinaan/peningkatan usaha mitra. Program Bina Lingkungan disalurkan untuk membantu korban bencana alam, peningkatan sarana/prasarana umum, pendidikan dan latihan, kesehatan dan sarana ibadah, serta pelestarian lingkungan.
Jumlah mitra binaan sampai dengan 31 Desember 2013 sebanyak 1.157 mitra, terdapat peningkatan sebanyak 17 mitra binaan dibanding tahun 2012. Mitra binaan tersebar di beberapa daerah operasional, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Mitra binaan yang masih aktif per 31 Desember 2013 sebanyak 487 mitra binaan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga telah melaksanakan program terkait penghijauan di antaranya Gerakan Penghijauan di Lahan Kritis dalam Rangka Mendukung Program Gerakan 1000 Pohon serta Pelestarian dan Kebersihan Sungai Cikapundung. Adapun biaya yang sudah dikeluarkan terkait dengan program penghijauan ini mencapai Rp 190.500.000.

* http://www.krl.co.id/
* Semester7

Minggu, 26 Maret 2017

YOUTUBE


YouTube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005. Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video. Perusahaan ini berkantor pusat di San Bruno, California, dan memakai teknologi Adobe Flash Video dan HTML5 untuk menampilkan berbagai macam konten video buatan pengguna, termasuk klip film, klip TV, dan video musik. Selain itu ada pula konten amatir seperti blog video, video orisinal pendek, dan video pendidikan.

Kebanyakan konten di YouTube diunggah oleh individu, meskipun perusahaan-perusahaan media seperti CBS, BBC, Vevo, Hulu, dan organisasi lain sudah mengunggah material mereka ke situs ini sebagai bagian dari program kemitraan YouTube. Pengguna tak terdaftar dapat menonton video, sementara pengguna terdaftar dapat mengunggah video dalam jumlah tak terbatas. Video-video yang dianggap berisi konten ofensif hanya bisa ditonton oleh pengguna terdaftar berusia 18 tahun atau lebih. Pada November 2006, YouTube, LLC dibeli oleh Google dengan nilai US$1,65 miliar dan resmi beroperasi sebagai anak perusahaan Google.

YouTube didirikan oleh Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim, yang sebelumnya merupakan karyawan pertama PayPal. Hurley belajar desain di Indiana University of Pennsylvania, sementara Chen dan Karim belajar ilmu komputer di University of Illinois at Urbana-Champaign.

Menurut cerita yang berulang-ulang diterbitkan di media, Hurley dan Chen mengembangkan ide YouTube pada bulan-bulan pertama tahun 2005 setelah mengalami kesulitan saat berbagi video pesta makan malam di apartemen Chen di San Francisco. Karim tidak datang ke pesta dan menolak pesta tersebut pernah terjadi, sementara Chen berkomentar bahwa ide YouTube tercetuskan setelah pesta makan "tampaknya diperkuat oleh metode pemasaran yang terpusat pada menciptakan cerita yang mudah dicerna konsumen".

YouTube berawal sebagai sebuah perusahaan teknologi rintisan yang didanai oleh investasi senilai $11,5 juta dari Sequoia Capital antara November 2005 dan April 2006. Kantor pertama YouTube terletak di atas sebuah pizzeria dan restoran Jepang di San Mateo, California. Nama domain www.youtube.com aktif pada 14 Februari 2005 dan situs ini dikembangkan pada bulan-bulan berikutnya.

Video pertama di YouTube berjudul Me at the zoo. Video ini menampilkan pendiri pendamping Jawed Karim di San Diego Zoo. Video ini diunggah pada tanggal 23 April 2005 dan masih ada sampai sekarang di situs ini.



Bekas logo YouTube, 2006-2011, dengan gradasi warna yang berbeda.

YouTube menawarkan uji beta pada Mei 2005, enam bulan sebelum peluncuran resmi pada November 2005. Pertumbuhan situs ini meroket dan pada bulan Juli 2006, perusahaan ini mengumumkan bahwa lebih dari 65.000 video diunggah setiap harinya dan situs ini menerima 100 juta kunjungan video per hari. Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasar comScore, YouTube adalah penyedia video daring utama di Amerika Serikat dengan pangsa pasar 43 persen dan lebih dari 14 miliar video ditonton pada bulan Mei 2010. YouTube mengatakan bahwa sekitar video berdurasi total 60 jam diunggah setiap menit dan tiga perempat materialnya berasal dari luar A.S. Situs ini menerima delapan ratus juta kunjungan unik setiap bulannya. Diperkirakan bahwa pada tahun 2007 YouTube mengonsumsi pita lebar yang sama besarnya seperti seisi Internet tahun 2000. Alexa menempatkan YouTube sebagai situs ketiga yang paling banyak dikunjungi di Internet, setelah Google dan Facebook.

Pemilihan nama www.youtube.com memunculkan masalah dengan situs bernama serupa, www.utube.com. Pemilik situs tersebut, Universal Tube & Rollform Equipment, mengajukan tuntutan hukum terhadap YouTube pada bulan November 2006 setelah situsnya dibanjiri pengunjung yang ingin mencari YouTube. Universal Tube sejak itu mengubah nama situsnya menjadi www.utubeonline.com. Pada bulan Oktober 2006, Google Inc. mengumumkan bahwa mereka telah membeli YouTube dengan nilai $1,65 miliar dalam bentuk saham. Persetujuan ini dirampungkan pada 13 November 2006. Google tidak memberikan informasi rinci mengenai biaya operasi YouTube dan pendapatan YouTube tahun 2007 ditulis "tidak material" dalam pengisian formulir wajib. Bulan Juni 2008, sebuah artikel di majalah Forbes memperkirakan pendapatan YouTube tahun 2008 mencapai $200 juta setelah mengamati kemajuan penjualan iklannya. Pengunjung YouTube rata-rata menghabiskan 15 menit sehari untuk menonton video di sana, berbeda dengan 4-5 jam sehari yang dihabiskan warga Amerika Serikat biasa untuk menonton televisi.

YouTube menjajaki kerja sama pemasaran dan periklanan dengan NBC pada bulan Juni 2006. Bulan November 2008, YouTube membuat persetujuan dengan MGM, Lions Gate Entertainment, dan CBS, yang mengizinkan mereka mengunggah film dan episode televisi berdurasi penuh ke situs ini, disertai kotak iklan khusus penonton AS yang diberi nama "Shows". Tindakan ini bertujuan menciptakan persaingan dengan situs web seperti Hulu, yang menyimpan material tayangan dari NBC, Fox, dan Disney. Bulan November 2009, YouTube meluncurkan "Shows" untuk penonton Britania Raya dan menawarkan sekitar 4.000 acara berdurasi penuh dari 60 mitranya. Pada Januari 2010, YouTube memperkenalkan layanan sewa film daring, yang saat ini hanya tersedia untuk pengguna di kawasan Amerika Serikat, Kanada, dan Britania Raya. Layanan ini menawarkan lebih dari 6.000 film.



Kantor pusat YouTube saat ini di San Bruno, California

Pada bulan Maret 2010, YouTube mulai menyiarkan konten tertentu secara gratis, termasuk 60 pertandingan kriket Indian Premier League. Menurut YouTube, ini merupakan siaran acara olahraga besar via Internet pertama di dunia yang bersifat gratis.

Pada tanggal 31 Maret 2010, YouTube meluncurkan desain situs baru dengan tujuan menyederhanakan antarmuka dan meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di situs ini. Manajer Produk Google Shiva Rajaraman berkomentar: "Kami merasa perlu mundur sedikit dan membereskan segalanya." Pada bulan Mei 2010, YouTube dilaporkan melayani lebih dari dua miliar video per hari, jumlah yang dianggap "nyaris dua kali lipat penonton primetime di ketiga jaringan televisi terbesar Amerika Serikat". Pada Mei 2011, YouTube melaporkan di blog perusahaannya bahwa situs ini menerima lebih dari tiga miliar kunjungan per hari. Bulan Januari 2012, YouTube menyatakan bahwa jumlah tersebut naik menjadi empat miliar per hari.

Bulan Oktober 2010, Hurley menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan CEO YouTube dan menjadi penasihat perusahaan. Salar Kamangar akan mengambil alih kendali perusahaan ini.
Pada bulan April 2011, James Zern, seorang teknisi perangkat lunak YouTube, mengungkapkan bahwa 30 persen video di YouTube mewakili 99 persen kunjungan ke situs ini.

Pada November 2011, jejaring sosial Google+ terintegrasi langsung dengan YouTube dan penjelajah web Chrome, sehingga video-video YouTube bisa ditonton di Google+. Bulan Desember 2011, YouTube meluncurkan antarmuka baru. Kanal video ditampilkan di kolom tengah halaman utama, sama seperti umpan berita situs-situs jejaring sosial. Pada saat yang sama, versi baru logo YouTube dipasang dengan bayangan merah yang lebih gelap. Inilah perubahan desain pertama mereka sejak Oktober 2006.


Wilson, Jesse (19 Mei 2009). "Guice Deuce".
Semester7 

Minggu, 27 November 2016

Rencana Bisnis E-Business Rumah Makan Citra

Nama Anggota Kelompok:


  • Adi Kristianto (50413185)
  • Adriansyah (50413273)
  • Azimata Firusdi (51413565)
  • Fadhil Ikhsan N. (53413035)
  • M. Reza Saputra (55413160)
  • M. Wahyu (55413177)
Kelas: 4IA22
Dosen: Rina Noviana

Ringkasan Eksekutif
Rumah Makan Cita Rasa merupakan rumah makan yang mempunyai konsep yang berbeda dari rumah lain, konsep yang diberikan oleh Rumah Makan Cita Rasa membuat pengunjung merasakan suasana yang nyaman dan juga menyenangkan.

Tujuan
  1. Meningkatkan Penjualan dari Rumah makan citra rasa
  2. Memberikan Pelayanan yang terbaik untuk para Konsumen
  3. Tercapainya Kebutuhan Konsumen
  4. Menguasai Pangsa pasar makanan
Pernyataan Misi
1. Visi : Menjadikan tempat makan kami sebagai tempat yang nyaman untuk dikunjungi dan memberikan pelayanan serta makanan yang terbaik dari kami.

2. Misi :
           a. Memberikan Pelayanan yang terbaik
           b. Memberikan menu makanan yang sehat dan halal
           c. Menjadikan tempat makan kami diketahui masyarakat luas

Perusahaan
Rumah Makan kami ini menjual berbagai macam hidangan lokal dan luar negeri yang tentunya mempunyai kualitas yang terbaik melalui saluran distribusi DXC group dan dijual kepada masyarakat khususnya di Kota Jakarta.

Kepemilikan Perusahaan
Bentuk perusahaan kami dikelola oleh corporation atau tim dan perusahaan kami dimiliki oleh perorangan sehingga memiliki hak dan kewajiban dari setiap anggotanya.

Sejarah Perusahaan
Rumah makan ini kami didirikan pada tanggal 18 Agustus 2015 oleh Adi bersaudara dengan dibantu oleh teman-temannya. Rumah makan kami ini terus berkembang setiap tahunnya demi menjaga reputasi dan kelayakan tempat kami ini.

Lokasi dan Fasilitas Perusahaan
a. Wifi Lounge
b. Karaoke
c. Tempat Ibadah
d. Taman bermain anak-anak
e. Ruang Khusu Perokok
f. Lahan Parkir

Produksi atau Jasa
Rumah Makan kami memiliki beberapa menu yang dapat dibeli oleh konsumen seperti makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutup serta beberapa souvenir dan marchendise yang dapat dibeli oleh konsumen sebagai oleh-oleh.

Deskripsi Barang/Jasa
Barang/Jasa 1
Kami menjual berbagai macam menu hidangan mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama, dan hidangan penutup.

Barang/Jasa 2
Di Rumah Makan kami memiliki jasa berupa kamar mandi/WC, lahan parkiran, mushola dll.

Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Barang/Jasa

Rumah Makan kami memiliki beberapa menu yang tidak ditawarkan oleh restaurant kami seperti menu western dan makanan lokal yang disajikan dengan olahan seafood, daging serta pasta yang tentunya sangat nikmat untuk dicoba dan dengan harga yang cukup terjangkau sesuai dengan kualitas makanan di restaurant yang kami buat. 

Layanan Konsumen

Kami menawarkan pelayanan kepada pelanggan dengan sangat unik dan sangat nyaman sehingga pelanggan merasakan kenyamanan dalam menyantap makanan yang disediakan. Jika ada keluhan pelanggan dapat memberikan kritik dan saran melalui line telephone kami.

Analisis Pasar


Analisis Industri

Restauran berdiri pada daerah yang ramai dengan rata-rata pekerja kantoran, dengan adanya restaurant kami maka menambah tempat makan di daerah tempat restaurant berada. Untuk pasar makanan di lokasi , adalah mayoritas fast food. Dengan adanya restaurant kami. Kami harap akan mendapatkan respon positif dari pembeli dengan memberikan menu makanan tradisional dengan memberikan konsep nyaman dan tenang.

Peramalan Pasar

Restauran ini memiliki pasar yang cukup baik, dengan adanya fastfood dan tidak adanya warung cita rasa lainnya . maka peluang untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Kunci Untuk Sukses
  1. Harga yang diberikan sangat sesuai dengan kualitas
  2. Kenyamana menjadi prioritas kami
  3. Kualitas rasa yang tinggi
  4. Jujur dan berdedikasi tinggi
Strategi Bisnis dan Implementasi

Rumah makan kami memiliki beberapa menu yang dapat dibeli oleh konsumen seperti makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutup serta beberapa souvenir dan marchendise yang dapat dibeli oleh konsumen sebagai oleh-oleh.

Periklanan

Media Promosi yang akan digunakan untuk Rumah Makan Cita Rasa yaitu melalui brosur yang diberikan oleh para pekerja kami di sekitaran jalan-jalan dan juga spanduk yang di bentangkan diseputaran jalan raya utama serta melalui medis sosial dan website internet.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang kami akan gunakan memfokuskan pada segmen pasar yang mempunyai taraf ekonomi menengah kebawah dan juga kalangan anak-anak muda dan juga keluarga.

Rencana Penjualan

Tempat Rumah Makan Cita Rasa terdapat di akses jalan masuk yang sangat mudah sehingga sangat mudah menemukan Rumah Makan Cita Rasa serta terdapat spanduk dan juga sosial media yang mendukung untuk rencana penjualan rumah makan kami.

Aliansi Strategis

Tempat  Rumah  Makan Cita Rasa untuk pemasaran bersama itu sangat elegant, dimana untuk modal nya juga tidak terlalu besar dan keuntungan pun bisa lebih di dapat. Kami juga melakukan kerja sama dengan PT Sisri sebagai minuman utama kami.

Organisasi

Pada perusahaan tempat makan kami memiliki 3 komponen departemen yaitu:
  • Departemen Keuangan
  • Departemen Produksi
  • Departemen Pelayanan
Struktur Organisasi


Team Manajemen
  • M.Wahyu dan  M reza Saputra , Owner Resto & bagian  pembuat resep 
  • Adriansyah , Owner Resto & bagian dekorasi ruangan
  • Azimata firusdi& Adi kristianto , Owner Resto & bagian bahan bahan makanan untuk produksi
  • Fadhil , Owner resto& perlengkapan makan

Kesenjangan Team Manajemen
Bagi para karyawan ang belum ada keterampilan akan kami adakan  pelatihan bagi yang sudah menjadi karyawan maupun belum.

Pertimbangan Team Manajemen Lainnya

Tidak ada criteria lain yang mempengaruhi bisnis kita  dan tidak ada pemegang saham utama karena kita membangun usaha ini dengan modal yang dikumpulkan bersama.

Analisis Keuangan

Proyeksi aliran kas sebagian besar kearah bahan bahan makanan yang kita produksi. Dan keuntungan untuk 3 tahun kedepan sekitar 150M. ( Semester7 )

Rencana Keuangan